Juventus dan Rangers memberikan klarifikasi terkait rumor transfer yang mengaitkan mereka dengan Mohamed Salah, bintang Liverpool. Direktur olahraga Juventus, Marco Ottolini, secara pasti membantah adanya rencana untuk merekrut pemain asal Mesir tersebut.
Salah satu pemain paling dibahas di bursa transfer, Salah diperkirakan akan meninggalkan Liverpool setelah memasuki tahun kesepuluh kariernya di Anfield. Statusnya sebagai pemain bebas transfer menarik perhatian banyak klub besar Eropa yang ingin mendapatkan jasanya, tetapi Ottolini menegaskan bahwa tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung.
Menanggapi rumor tersebut, Ottolini menegaskan, "Apa yang diberitakan mengenai negosiasi untuk merekrut Mohamed Salah tidak benar. Tidak ada apa-apa terkait hal tersebut saat ini," ujarnya. Penggemar dan pengamat sepakbola tetap penasaran dengan masa depan Salah yang masih kabur.
Salah sebelumnya dikaitkan dengan Juventus karena hubungan baiknya dengan pelatih Luciano Spalletti, yang pernah melatihnya di AS Roma. Saat ini, Salah, yang berusia 33 tahun, masih dianggap sebagai salah satu pemain top Eropa meskipun ada tawaran dari klub-klub di Saudi Pro League.
Keputusan Salah mengenai masa depannya masih belum pasti, tetapi diperkirakan beberapa klub besar akan terus memantau situasi ini. Statusnya sebagai pemain bebas transfer menjadikannya salah satu yang paling menarik di pasar transfer musim panas mendatang.
Rangers juga turut merespons terkait rumor Salah dengan pernyataan penasihat klub, Stig Inge Bjornebye. Dalam wawancara, Bjornebye menyebut bahwa pihak internal Rangers telah mendiskusikan kemungkinan Salah sebagai tujuan berikutnya, meskipun belum ada jawaban pasti dari sang pemain.
“Kami membahas ke mana dia akan pergi. Tapi semua orang tentu menghargai apa yang telah ia lakukan untuk Liverpool,” ujar Bjornebye. Meski ada minat dari klub lain, Salah tetap mempunyai niat untuk melanjutkan karier di Eropa.
Dengan berbagai minat yang datang, Salah pasti menjadi incaran banyak klub berkat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Meski tawaran fantastis datang dari Timur Tengah, pemain berusia 33 tahun itu memberikan sinyal untuk tetap di kompetisi Eropa, memberi harapan pada klub-klub seperti Rangers.